Scroll Untuk Lanjut Membaca

Sumba Barat Daya, BTN – Proyek irigasi di Desa Karuni, Kecamatan Loura, SBD, dituding tidak transparan. Berdasarkan pantauan media, proyek ini dikerjakan tanpa papan informasi, padahal dikerjakan secara sewakelola. 20/12/2025

Kabid Dinas Pertanian Kabupaten SBD, Haris Matu Tina, mengakui bahwa proyek ini milik Dinas Pertanian dan dikerjakan secara sewakelola oleh masyarakat (kelompok). Namun, ketika ditanya tentang sumber anggaran, Haris Matu Tina menyatakan malas menjelaskan lewat telepon.

“Proyek ini milik Dinas Pertanian, dikerjakan secara sewakelola. Tapi, saya malas menjelaskan lewat telepon,” kata Haris Matu Tina.

Masyarakat dan media mempertanyakan transparansi proyek ini, terutama karena tidak ada papan informasi. “Tidak ada papan informasi, tidak ada tender. Bagaimana masyarakat tahu kalau proyek ini sedang dikerjakan?” tanya salah satu warga.

Kepala Dinas Pertanian Kabupaten SBD dan DPRD Kabupaten SBD sebagai pengesah anggaran diharapkan dapat melakukan monitoring terkait proyek ini. Proyek pembangunan harus transparan dan akuntabel, bukan hanya untuk kepentingan tertentu.

“Setiap program pembangunan harus transparan dan akuntabel. Kami berharap pihak terkait dapat melakukan monitoring dan menjelaskan kepada masyarakat,” kata salah satu aktivis masyarakat.

***** Berita TipikorNews Co.id. *****

Kabiro SBD ** Eman Ledu **