BUALEMO –BTN 10/02/2026- Desa Longkoga Timur, Kecamatan Bualemo, kini tengah berada di bawah radar pengawasan publik yang tajam. Praktik Pungutan Liar (Pungli) yang diduga melibatkan oknum aparat desa setempat dilaporkan masih terus melenggang bebas tanpa tersentuh hukum, seolah para pelakunya memiliki “kekebalan” luar biasa di atas penderitaan warga.

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Sikap diam seribu bahasa yang ditunjukkan oleh Camat Bualemo dan Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) memicu bola panas di tengah masyarakat. Publik kini bertanya-tanya,Ada apa dengan Camat dan PMD?

​Kekecewaan warga mencapai puncaknya lantaran hingga detik ini, tidak ada satu pun “batang hidung” dari pihak kecamatan maupun dinas terkait yang turun tangan menindak tegas oknum nakal tersebut. Absennya pengawasan ini memperkuat dugaan adanya praktik “beking-membekingi” yang sengaja dilakukan untuk memuluskan kinerja buruk aparat desa yang jelas-jelas merugikan masyarakat kecil.

​”Kasus Pungli ini seakan dianggap angin lalu. Kami melihat ada indikasi pembiaran sistematis. Jika Camat dan PMD tidak bertindak, wajar jika masyarakat menuding mereka ada di balik layar melindungi oknum tersebut,” ungkap salah satu sumber yang meminta identitasnya dirahasiakan demi keamanan.

​Bungkamnya otoritas terkait dalam pusaran kasus Pungli ini menambah daftar panjang rapor merah kepemimpinan Camat Bualemo saat ini. Kepemimpinannya dinilai tumpul dalam melakukan fungsi kontrol dan jauh dari semangat tata kelola pemerintahan yang bersih (clean government).

​Kritik tajam pun mengarah pada efektivitas Dinas PMD yang seharusnya menjadi garda terdepan dalam membina aparatur desa. Alih-alih melakukan pembinaan atau penindakan, sikap pasif mereka justru memperuncing spekulasi bahwa ada “setoran” atau kepentingan tertentu yang mengalir hingga ke tingkat atas.

​Kasus Longkoga Timur bukan sekedar persoalan uang receh, melainkan tentang runtuhnya integritas pejabat publik di Kecamatan Bualemo. Masyarakat kini menuntut bukti nyata, bukan sekedar janji atau aksi diam yang mencurigakan.

​Hingga berita ini diturunkan, tim redaksi masih terus berupaya melakukan konfirmasi kepada Camat Bualemo dan Kepala Dinas PMD untuk mendapatkan klarifikasi resmi terkait tudingan miring yang menyasar instansi mereka. Jika diam tetap menjadi pilihan, maka publik berhak menyimpulkan bahwa keadilan di Bualemo memang sedang “digadaikan”.