LABUAN BAJO, BTN – Dewan Pimpinan Wilayah Perkumpulan Wartawan Media Online Indonesia Nusa Tenggara Timur (DPW PWMOI NTT) melakukan kunjungan kerja sekaligus silaturahmi ke jajaran DPW PWMOI Manggarai Barat di Labuan Bajo, Juni 2026. Pertemuan strategis yang berlangsung penuh kekeluargaan ini menegaskan komitmen organisasi dalam mengawal profesionalisme dan memberikan perlindungan hukum total bagi para kuli tinta. 14/06/2026
Kunjungan tersebut dipimpin langsung oleh Robertus Syukur Djola, Pimpinan Media Putra Bhayangkara NTT sekaligus tokoh senior DPW PWMOI NTT. Kehadirannya disambut hangat oleh Ketua PWMOI Manggarai Barat, Ronald, bersama seluruh jajaran pengurus dan insan pers setempat.
Benteng Jurnalistik: Wajib Patuhi Kode Etik dan Elemen 5W+1H
Dalam arahannya, Robertus Syukur Djola memberikan penekanan keras terkait pentingnya menjaga marwah profesi wartawan melalui produk pers yang berkualitas.
”Saya ingatkan dengan tegas kepada seluruh wartawan, khususnya yang bernaung di bawah PWMOI, untuk senantiasa mengedepankan Kode Etik Jurnalistik (KEJ) dan kaidah penulisan formal. Prinsip 5\text{W}+1\text{H} adalah harga mati dalam setiap karya tulis,” ujar pria yang akrab disapa Robert ini.
Robert menambahkan, ketaatan mutlak terhadap prinsip dasar jurnalistik merupakan benteng pertahanan utama agar produk pers yang dihasilkan tetap akurat, berimbang, independen, dan dapat dipertanggungjawabkan kepada publik.
Melawan Kriminalisasi: “Jangan Takut, Kita Dilindungi Undang-Undang!”
Menyikapi dinamika dan tantangan pers di lapangan, Robert meminta para jurnalis untuk tidak gentar dalam mengungkap kebenaran dan menjalankan fungsi kontrol sosial, terutama di wilayah hukum NTT.
”Profesi jurnalis itu mulia dan dilindungi secara konstitusional oleh Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers. Selama kita bekerja di koridor UU Pers dan Kode Etik, tidak ada alasan untuk ragu atau takut,” tegasnya disambut antusias peserta yang hadir.
Sebagai langkah konkret organisasi, Robert memastikan bahwa DPW PWMOI NTT telah membentuk tim penasihat hukum khusus. Tim ini siap diterjunkan kapan saja untuk membela anggota yang mengalami intimidasi atau upaya kriminalisasi saat menjalankan tugas jurnalistik.
”Siapa pun dia, jangan pernah coba-coba mengintimidasi pers. Kita dilindungi undang-undang. Di PWMOI, kami sudah siapkan pengacara. Jika ada upaya kriminalisasi terhadap pers, kita akan hadapi bersama secara hukum!” pungkas Robert dengan nada tegas.
Komitmen Penguatan Kompetensi di Destinasi Super Prioritas
Bak gayung bersambut, Ketua PWMOI Manggarai Barat, Ronald, menyatakan kesiapan jajarannya untuk menjalankan instruksi tersebut. Ia berkomitmen penuh untuk terus memperkuat soliditas serta meningkatkan kapasitas kompetensi para wartawan di wilayahnya.
”Kunjungan dan arahan ini menjadi suntikan energi baru bagi kami di daerah. Kedepan, PWMOI Manggarai Barat akan mengagendakan pelatihan jurnalistik secara berkala serta diskusi bedah kode etik. Kita ingin memastikan teman-teman di lapangan makin profesional dan berintegritas,” kata Ronald.
Mengingat Labuan Bajo merupakan destinasi wisata super prioritas, tantangan penyajian informasi yang sehat, objektif, dan mendukung pembangunan daerah menjadi perhatian utama dalam diskusi ringan yang digelar setelah acara inti.
Pertemuan strategis tersebut diakhiri dengan sesi foto bersama sebagai simbol soliditas pers yang solid, independen, dan bertanggung jawab di bumi Nusa Tenggara Timur.
Kabiro SBD, EMAN LEDU.






