Bakalinga, Banggai Kepulauan, BTN — 31/10/2025- Nuansa kebersamaan dan kerukunan umat beragama menyelimuti Desa Bakalinga, Kecamatan Bulagi Utara, Kabupaten Banggai Kepulauan, dalam sebuah momen ‘Jumat Berkah’ yang penuh makna pada hari ini, Jumat, 31 Oktober 2025.
Pelaksanaan proyek vital Rekonstruksi Bangunan Pengamanan Pasang Surut Desa Bakalinga yang didanai oleh BNPB dan dilaksanakan oleh CV. Putera Afiet, menjadi panggung bagi kolaborasi inspiratif antara kontraktor pelaksana dan masyarakat.
Di sela kesibukan proyek tanggul, karyawan CV. Putera Afiet di bawah koordinasi Pelaksana Proyek, Amrin Sasani, secara sukarela ikut bergotong royong bersama warga Desa Bakalinga mengerjakan pondasi pagar Masjid Al-Huda.
Terlihat jelas, material berhamburan dan semangat kerja keras menyatu antara pekerja proyek dan masyarakat.
*Amrin Sasani menyampaikan bahwa kegiatan ini adalah manifestasi dari komitmen perusahaan.*
”Kegiatan ini adalah wujud dari komitmen kami, CV. Putera Afiet, untuk menciptakan kerja sama yang harmonis dengan masyarakat dan mendukung kerukunan beragama.
Hal ini terwujud berkat inisiatif Pemerintah Desa yang secara langsung menemui kami, meminta bantuan agar satu dua jam waktu pekerja kami dapat digunakan untuk bergotong royong bersama masyarakat,” ujar Amrin Sasani Pelaksana Proyek CV. Putera Afiet.
Inisiatif ini lahir dari semangat kerja sama yang dimulai oleh Pemerintah Desa.
Kepala Desa Bakalinga, Suratman Samali, menyampaikan apresiasinya yang mendalam.
”Atas nama Pemerintah Desa Bakalinga, kami mengucapkan terima kasih yang tak terhingga kepada Bapak Amrin Sasani dan seluruh tim kontraktor.
Gotong royong ini bukan sekedar pembangunan fisik, tetapi juga penguatan tali silaturahmi dan kerukunan. Inilah esensi dari ‘Jumat Berkah’, di mana pembangunan infrastruktur (tanggul) didampingi oleh kepedulian sosial dan keagamaan yang tulus,” tutur Suratman Samali.
*Di mata masyarakat, bantuan ini memberikan dorongan moral yang besar.*
Ketua Panitia Pembangunan Masjid Al-Huda, Basri Lumolo, mengungkapkan rasa syukurnya.
”Pagar Masjid Al-Huda adalah impian lama masyarakat kami. Melihat pekerja proyek tanggul ikut turun tangan bersama warga, hati kami sangat tersentuh. Ini adalah berkah yang luar biasa.
Sumbangsih dari kontraktor pelaksana ini merupakan bukti nyata demi terciptanya kerja sama dengan masyarakat dan kerukunan beragama.
Kami berdoa, semoga kebaikan ini dibalas oleh Allah SWT, dan masjid kita semakin makmur, menjadi pusat ibadah dan persatuan umat di Desa Bakalinga,” tutup Basri Lumolo.
Kegiatan hari ini menegaskan bahwa proyek pembangunan Rekonstruksi Bangunan Pengamanan Pasang Surut tidak hanya berfokus pada kualitas teknis dan perlindungan desa dari abrasi, tetapi juga berhasil menumbuhkan benih-benih kebaikan dan keharmonisan di tengah masyarakat Kabupaten Banggai Kepulauan.






