MOROWALI UTARA, BTN — Bentuk kepedulian nyata ditunjukkan oleh jajaran Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Tengah terhadap kesejahteraan masyarakat serta para purnawirawan. Sebanyak 100 paket sembako disalurkan kepada warga kurang mampu, purnawirawan Polri, dan warakawuri di wilayah hukum Polsek Petasia, Polres Morowali Utara. 17/09/2026
Aksi sosial ini dipimpin langsung oleh Kapolda Sulawesi Tengah, Irjen Pol Nasri Sulaeman, S.I.K., M.H., yang didampingi oleh Ketua Bhayangkari Daerah Sulteng. Penyerahan bantuan dipusatkan dalam rangkaian kegiatan Bakti Sosial di Polsek Petasia pada Kamis (17/9/2026).
Kapolsek Petasia, Iptu Theodorus Risupal, S.H., M.AP., menegaskan bahwa penyaluran bantuan ini merupakan cerminan perhatian serta kasih sayang jajaran pimpinan tinggi Polri terhadap kondisi sosial masyarakat di daerah.
”Bantuan ini jangan dinilai dari besaran harganya, melainkan dari bentuk keikhlasan dan kepedulian mendalam pimpinan Polri kepada masyarakat yang membutuhkan,” ujar Iptu Theodorus Risupal saat memberikan keterangan.
Paket sembako yang dibagikan mencakup berbagai kebutuhan pokok harian, seperti beras, minyak goreng, gula pasir, kopi, dan teh. Seluruh penerima manfaat sebelumnya telah melalui proses pendataan ketat agar bantuan tepat sasaran sesuai kriteria.
Di samping pelaksanaan bakti sosial, Kapolsek Petasia juga melaporkan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di wilayah Petasia, Petasia Barat, dan Petasia Timur yang saat ini terpantau sangat kondusif.
Terkait tantangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang sempat melanda beberapa titik baru-baru ini, pihaknya mengonfirmasi bahwa seluruh insiden telah berhasil ditanggulangi dengan cepat dan sigap.
Keberhasilan penanganan karhutla tersebut tidak lepas dari kolaborasi kokoh dan sinergi lintas sektor yang melibatkan personil Polri, TNI, pemerintah daerah, serta kesadaran aktif dari masyarakat setempat.
Iptu Theodorus menambahkan, kehadiran langsung Kapolda Sulteng di Polsek Petasia memberikan suntikan semangat tersendiri bagi seluruh personel di lapangan untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan, perlindungan, dan pengayoman kepada masyarakat.






