​SUMBA BARAT DAYA, BTN – Satuan Pelayanan Karantina Waikelo berhasil mengendus dan menggagalkan upaya penyelundupan puluhan ekor kuda yang hendak dikirim keluar daerah secara ilegal. Sebanyak 49 ekor kuda diamankan lantaran tidak memiliki dokumen resmi dan berada di luar kuota pengiriman yang telah ditetapkan pemerintah. 28/12/2025

Scroll Untuk Lanjut Membaca

​Kepala Satuan Pelayanan Karantina Waikelo, drh. Vera Lobo, menegaskan bahwa tindakan tegas ini diambil untuk menjaga regulasi populasi dan memastikan lalu lintas ternak berjalan sesuai aturan hukum yang berlaku.

​Menurut drh. Vera, pengiriman legal yang terdaftar untuk wilayah Sumba Barat Daya (SBD) seharusnya hanya berjumlah 104 ekor kuda non-produktif dengan rincian sebagai berikut:

  • ​Kuota SBD: 44 ekor (dikelola oleh dua CV, masing-masing 22 ekor).
  • ​Lintas Sumba Barat: 60 ekor (berdasarkan rekomendasi Dinas Peternakan Sumba Barat).
  • ​Tujuan Pengiriman: Jeneponto, Sulawesi Selatan.

​Namun, di luar angka resmi tersebut, petugas menemukan 49 ekor kuda tambahan yang coba disusupkan oleh oknum pengusaha.

​”Kuda-kuda ini statusnya di luar kuota resmi. Kami akan terus memperketat pengawasan dan tidak akan menoleransi segala bentuk upaya penyelundupan hewan yang melanggar aturan karantina,” ujar drh. Vera dengan tegas.

​Di lokasi kejadian, salah satu pengusaha yang terlibat, Hasan, mengakui bahwa puluhan ekor kuda tersebut memang ilegal atau di luar kuota yang diizinkan. Ia mengungkapkan bahwa upaya ini dilakukan secara kolektif oleh beberapa pihak.

​”Benar, 49 ekor itu di luar kuota. Kami ada empat pengusaha yang bergabung dalam pengiriman ini, dan untuk bagian saya sendiri ada 7 ekor,” aku Hasan saat dikonfirmasi media.

​Langkah sigap Karantina Waikelo ini menjadi sinyal kuat bagi para pelaku usaha ternak agar tetap patuh pada regulasi. Karantina Pertanian berkomitmen untuk menjaga sumber daya alam hayati Sumba, khususnya populasi kuda, agar tetap terlindungi dari praktik perdagangan ilegal yang merugikan daerah.

​Laporan: Eman Ledu Kabiro Sumba Barat Daya – Berantas Tipikor News

Editor: Erwin nayoan