Binsil, BTN — Rabu 16 September 2026 – Gelombang hangat kebersamaan dan rasa syukur mendalam menyelimuti Gereja Kristen di Luwuk Banggai (GKLB) Jemaat Makedonia Binsil. Dengan penuh sukacita, seluruh jemaat menyatu untuk merayakan Ibadah Pengucapan Syukur Tahunan sebagai wujud apresiasi paling tulus atas berlimpahnya kebaikan dan pertolongan Tuhan sepanjang tahun. 17/09/2026
Ibadah yang berlangsung penuh khidmat sejak pukul 16.00 WITA ini menjadi ruang jeda yang sangat berharga bagi segenap umat. Di tengah hiruk-pikuk rutinitas dan dinamika kehidupan, jemaat memilih untuk merendahkan hati, menengadahkan tangan, serta merenungkan kembali jejak-jejak penyertaan Ilahi yang tak pernah terputus.
Sejak mentari mulai terbenam, pelataran gereja telah diwarnai senyum hangat warga dari berbagai generasi, mulai dari gelak tawa anak-anak hingga ketenangan kaum lansia. Kehangatan tersebut kian lengkap dengan kehadiran saudara-saudari dari Jemaat Tongke, Simpangan, Dongkalan, dan Tinonda yang datang melangkah bersama, membuktikan betapa indahnya persaudaraan yang melintasi batas wilayah.
Mengangkat fondasi tema “Hidup yang Berlimpah Syukur” yang terilhami dari Kitab Mazmur 28:7, perayaan ini menjadi pengingat kuat bahwa perlindungan Tuhan adalah alasan terbesar untuk terus melangkah dengan optimisme.
Keindahan ruang ibadah pun makin bergelora lewat bentangan spanduk berlukiskan pemandangan alam, hasil bumi, ternak, hingga kekayaan laut yang menjadi simbol visual atas kemurahan rezeki yang tak hentinya mengalir.
Suasana sakral kian terasa saat Khadim Pdt. Mexi Ridho Panjode, S.Th. memimpin jalannya ibadah, membimbing jemaat menyelami samudra firman dan melantunkan pujian yang menggetarkan jiwa.
Momen penuh kedamaian ini juga dihadiri langsung oleh Kapolsek Bualemo IPTU Alwi Polii, yang hadir memberikan dukungan nyata demi terciptanya harmonisasi dan keharmonisan kehidupan beragama di wilayah tersebut.
Lebih dari sekadar ritual spiritual, Pengucapan Syukur Tahunan ini menjadi panggung indahnya nilai-nilai kearifan lokal melalui tradisi gotong royong yang amat kental. Tanpa sekat, warga jemaat dengan tulus merajut energi, menyumbangkan tenaga dan pikiran demi memastikan perayaan ini tercipta dari hati dan untuk hati.
Dalam balutan suasana yang begitu menyentuh, Ketua Jemaat GKLB Makedonia Binsil, Pdt. Reni Novianti Kunangka, S.Th., menyampaikan pesan penuh kasih dan rasa bangga. Beliau melayangkan apresiasi setinggi-tingginya kepada seluruh jemaat yang telah mendedikasikan waktu serta ketulusan mereka sejak awal persiapan hingga acara puncak dapat terwujud dengan penuh berkat.
Usai prosesi ibadah, kehangatan berlanjut pada sesi ramah tamah dan makan bersama yang menyajikan aneka sajian khas daerah sebagai lambang berkat yang dirayakan tanpa perbedaan. Terlebih lagi, kehadiran serta keterlibatan aktif generasi muda memancarkan secercah harapan baru bahwa api iman, budaya syukur, dan nilai kebersamaan akan terus menyala terang melintasi generasi.
Rangkaian acara ditutup dengan ketenangan doa dan curahan berkat, meninggalkan jejak kedamaian serta mempererat tali kasih antarumat secara makin kokoh.
Melalui momentum yang menginspirasi ini, Jemaat GKLB Makedonia Binsil berkomitmen untuk terus memancarkan semangat syukur dan kedamaian ini dalam kehidupan sehari-hari, baik di tengah keluarga maupun masyarakat luas.
Herson.






